Kamis, 12 Oktober 2017

PERENCANAAN PEMBANGUNAN PLTA KINCIR AIR MIKRO HIDRO DIDESA GARUNG


Sudah 72 tahun Indonesia merdeka, masih banyak daerah yang belum terjangkau dan merasakan listrik. Pasokan listrik untuk setiap daerah mengkonsumsi daya listrik yang berasal dari PLN semakin meningkat dari tahun ke tahun. Padahal listrik menjadi kebutuhan dasar masyarakat dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Berdasarkan (www.m.liputan6.com) pasokan listrik nasional bertambah 4.128 MW(Mega Watt) sepanjang 2016. Konsumsi listrik terus meningkat seiring peningkatan akses elektrifikasi dan pertumbuhan ekonomi. Luasnya daerah wilayah Indonesia membuat beberapa desa maupun kecamatan di beberapa provinsi maupun kota yang ada di Indonesia masih ada yang belum terisolir oleh aliran listrik. Banyak kendala yang merperlambat pembangunan di Indonesia, mulai dari kesiapan lahan maupun sarana transportasi.


gambar 1.sungai desa galung,Kec. Jambiren (www.panoramio.com )

   Desa Garung adalah sebuah desa yang terletak di Kecamatan JabirenRaya Kabupaten Pulang Pisau Provinsi Kalimantan Tengah, dengan wilayah 70km2. Desa Garung adalah sebuah desa dengan jumlah penduduk 1030 jiwa yang terdiri dari 263 kepala keluarga yang sebagian besar penduduk bekerja sebagai petani.
Desa garung sangat membutuhkan dan berharap adanya aliran listrik di desanya. Bupati Pulang Pisau, Edy Pratowo mengakui masih ada desa di wilayahnya termasuk desa garung yang masih belum tersentuh listrik karena letak geografisnya. Dia mengaku anggaran pemerintah daerah masih terbatas dan belum bisa mengakomodasi keinginan masyarakat secara keseluruhan. (www.borneonews.co.id)
Desa Garung mempunyai beberapa aliran sungai yang di pakai oleh petani untuk pertanian. Sungai tersebut bisa di manfaatkan sebagai pembangkit listrik tenga air untuk kebutuhan listrik warga di desa garung, yang paling ideal untuk PLTA adalah pembuatan Kincir Air  Mikro Hidro di sungai untuk dataran yang rendah  agar aktivitas pertanian tidak terganggu dan bisa membantu warga tetap mewujudkan adanya aliran listrik.
Langkah pertama yang bisa dilakukan adalah penyuluhan dan kerja sama oleh kepala desa dan warga untuk pembuatan kincir air mikro hidro sebagai pembangkit listrik kepada warga desa garung, untuk memanfaatkan sungai yang berada di desa. Langkah berikutnya gotong royong pembuatan kincir air di desa garung. Langkah-langkah dalam  pembuatan kincir air :

gambar 2 pembuatan kincir air (www.energinonfosil.wordpress.com)

Langkah yang diperhatikan dalam pembuatan kincir air micro hidro adalah, sedikitnya membutuhkan 3 buah kincir :

1.     Kincir pertama diletakkan di sungai yang mengalir untuk memberi daya engkol pada kincir Ke-2,
2.      Kincir yang diletakkan diatas untuk memutar engkol pompa,
3.      Kincir untuk menggerakkan turbin.

Untuk pompanya bisa dibuat dari pipa besi atau paralon. Hanya saja perlu membuat sumuran disisi sungai jika tidak memungkinkan memasang tiang pompa/kincir atas. Dalamnya sumuran harus melampai tingginya permukaan air. Selanjutnya, air yang dipompa akan ditampung di bak atas yang melalui pipa disalurkan ke kincir penggerak turbin. Untuk menempatkan bak air di atas, tentunya membutuhkan “tower”. Jika debit air yang dipompa oleh kincir yang berada di sungai dan diatas tower tidak cukup untuk menggerakkan kincir turbin, jumlah kincir disungai dan di tower dapat ditambah lebih dari satu. Lalu dengan pipa dibuat masuk ke bak penampung di tower. Hingga volume air di bak penampung di tower dapat mencukupi kekuatannya menggerakkan kincir untuk memutar turbin.
     Dengan adanya perencanaan pembuatan kincir air micro hidro secara gotong royong oleh warga desa, sehingga warga desa bisa menikmati penerangan lampu di malam hari, menonton Tv, dan aktivitas lainnya.





Sumber Data

  • http://www.antarakalteng.com/berita/263041/waduh-bupati-edy-sebut-masih-ada-desa belumtersentuh-jaringan-listrik#
  • https://www.scribd.com/document/359195072/Garung-the-BesT
  • https://energinonfosil.wordpress.com/2010/11/28/membuat-pembangkit-listrik-mikro-hidro-air-datar-lemah-2/-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Soal 7.5 hal 227 Diketahui suatu profil tanah (Gambar P7.5., buku Braja M Das hal 228). Tekanan prakonsolidasi adalah 3400 lb/ft2.  Hi...