![]() |
| gambar1 (perilaku hedonisme) |
Di zaman yang sudah modern ini,
banyak sekali remaja Indonesia yang mengikuti kebudayaan remaja yang ada di
Amerika. Terutama merubah pandangan pola pikir dalam bersikap dan berprilaku. Kebudayaan
sendiri dapat diartikan sebagai jalan atau arah dalam bertindak dan berfikir
untuk memenuhi kebutuhan dan kenyamanan dalam hidup. Keanekaragaman budaya
menjadikan keunikan tersendiri bagi bangsa dan negara sehingga tercipta
keunikan karakteristik seseorang.Seiringnya perkembangan teknologi munculnya
kebiasaan budaya baratdi Indonesiayang mengakibatkan dampak perilaku Hedonisme
di Indonesia.
Pada dasarnya, setiap kesenangan bisa dinilai baik, tapi
setiap kesenangan tidak harus dilakukan secara belebihan. Kesenangan yang
berlebihan tanpa memperhatikan kepentingan orang lain sudah mulai nampak di
Indonesia. Sudah banyak remaja tidak memperdulikan kebudayaansaling menjaga ikatan
tali persaudaraan antar individu satu sama lain di dalam masyarakat, padahal
Indonesia terkenal dengan keramahannya
Dalam kamus Collins Gem
(1993) dinyatakan bahwa hedonisme adalah doktrin yang menyatakan bahwa
kesenangan adalah hal yang paling penting dalam hidup. Atau hedonisme adalah
paham yang dianut oleh orang-orang yang mencari kesenangan hidup semata-mata
(Echols, 2003). Menurut konteksya budaya hedonisme membawa gaya hidup yang
hanya mengejar keseronokan semata. Seorang hedonis adalah seseorang yang hanya
mengejar kebahagiaan dengan mencari perasaan yang menyenangkan dan nikmat sebanyak mungkin dan sedapat-dapatnya
menghindari perasaan-perasaan yang tidak enak. Hal tersebut sudah melekat
menjadi kebudayaan barat yang di ikuti remaja Indonesia.
Hedonisme
dikalangan remaja Indonesia saat ini sudah menjadi gaya hidup yang menjadi
kebiasaan setiap remaja di Indonesia. Hal yang biasanya asing menjadi hal yang
biasa untuk remaja di Indonesia. Pengaruh tersebut akan menghasilkan dampak
yang sangat luas pada sistem kebudayaan remaja di Indonesia. Begitu cepatnya
pengaruh budaya asing tersebut menyebabkan terjadinya goncangan budaya(culture
shock), yaitu suatu keadaan dimana masyarakat tidak mamapu menahan berbagai
pengaruh kebudayaan yang datang dari luar sehingga terjadi ketidak seimbangan
dalam kehidupan remaja.
Ada
beberapa dampak buruk paham hedonisme, salah satunya yaitu dalam dunia
perfilman. Acara yang di suguhkan kepada anak remaja tidak pernah terlepas dari
perilaku hedonis. Kehidupan para selebriti pun kental akan budaya hedonisme.
Kehidupan glamour tidak terlepas akan bintang film. Beberapa perfilman juga
sering kali menayangkan tindakan kekerasan dan seksual. Kondisi ini sangat
memperihatinkan untuk remaja saat ini, tak sedikit pun para remaja meniru
adegan kekerasan di dalam film tersebut yang memberikan efek tak terduga, paham
hedonisme terus berlangsung dan merasuk ke dalam benak para
remaja tanpa ada tindakan pencegahan. Mirisnya banyak sekali remaja
saat ini yang rela menjual dirinya demi sikap egoisme dan sikap mengejar
kesenangan pribadi mereka.
Tidak
hanya perfilman, dunia musik dan senipun juga termasuk. Dunia sepertinya
sepi tanpa musik dan kehidupan serasa
hambar tanpa adanya seni. Budaya barat terkenal dengan banyaknya penikmat musik
yang dimiliki di Negara tersebut. Konser-konser sering kali diadakan disetiap kota,
namun tak jarang saat musik berlangsung tak jarang banyak korban yang
berjatuhan akibat dorong-dorongan antar individu satu sama lain bahkan sampai
menimbulkan korban jiwa. Musik dan seni sudah menjadi hal yang paling penting
di kalangan hedonisme. Jiwa dan perasaan mereka merasa melayang saat
mendengarkan musik. Ada pula beberapa karya seni patung yang memamerkan pornografi.
Manusia tanpa busana dan aktivitas-aktivitas seksual di tampilkan disana.
Untuk mengantisipasi dampak negative
budaya hedonisme bagi remaja maka perlu untuk melakukan cara atau solusi yaitu:
1.Lebih
mendekatkan diri kepada tuhan yang maha esa
2.Butuh
peran orang tua dalam memberikan perhatian lebih kepada anaknya agar tidak
masuk kedalam budaya hedonisme
3.Menerapkan
pola hidup yang sederhana
4.Menumbuhkan
kedewasaan dalam berfikir agar remaja dapat membentengi diri dari hidup
hedonism terutama konsumerisme
5.Kritis
dalam bertindak dan bertingkah laku. Karena dengan menjadi remaja yang kritis,
remaja akan mampu mengkaji serta mengambil tindakan yang tepat dan efisien
dalam menghadapi masalah-masalah yang dihadapi.
Setelah mengetahui dampak buruk dari
hedonisme. Untuk membentengi diri dari hedonisme yang hanya menawarkan
kenikmatan sesaat, harus dimulai dari diri sendiri dan juga dukungan orang
lain. Untuk para orang tua hendaknya meningkatkan kontrol terhadap anak-anaknya
dan menanamkan nilai moral yang nantinya berguna bagi mereka.
Sumber:

Tidak ada komentar:
Posting Komentar