Rabu, 20 September 2017

Budaya Hedonisme Remaja Barat yang Melekat Pada Remaja di Indonesia



gambar1 (perilaku hedonisme)

Di zaman yang sudah modern ini, banyak sekali remaja Indonesia yang mengikuti kebudayaan remaja yang ada di Amerika. Terutama merubah pandangan pola pikir dalam bersikap dan berprilaku. Kebudayaan sendiri dapat diartikan sebagai jalan atau arah dalam bertindak dan berfikir untuk memenuhi kebutuhan dan kenyamanan dalam hidup. Keanekaragaman budaya menjadikan keunikan tersendiri bagi bangsa dan negara sehingga tercipta keunikan karakteristik seseorang.Seiringnya perkembangan teknologi munculnya kebiasaan budaya baratdi Indonesiayang mengakibatkan dampak perilaku Hedonisme di Indonesia.
Pada dasarnya, setiap kesenangan bisa dinilai baik, tapi setiap kesenangan tidak harus dilakukan secara belebihan. Kesenangan yang berlebihan tanpa memperhatikan kepentingan orang lain sudah mulai nampak di Indonesia. Sudah banyak remaja tidak memperdulikan kebudayaansaling menjaga ikatan tali persaudaraan antar individu satu sama lain di dalam masyarakat, padahal Indonesia terkenal dengan keramahannya
Dalam kamus Collins Gem (1993) dinyatakan bahwa hedonisme adalah doktrin yang menyatakan bahwa kesenangan adalah hal yang paling penting dalam hidup. Atau hedonisme adalah paham yang dianut oleh orang-orang yang mencari kesenangan hidup semata-mata (Echols, 2003). Menurut konteksya budaya hedonisme membawa gaya hidup yang hanya mengejar keseronokan semata. Seorang hedonis adalah seseorang yang hanya mengejar kebahagiaan dengan mencari perasaan yang menyenangkan dan  nikmat sebanyak mungkin dan sedapat-dapatnya menghindari perasaan-perasaan yang tidak enak. Hal tersebut sudah melekat menjadi kebudayaan barat yang di ikuti remaja Indonesia.
Hedonisme dikalangan remaja Indonesia saat ini sudah menjadi gaya hidup yang menjadi kebiasaan setiap remaja di Indonesia. Hal yang biasanya asing menjadi hal yang biasa untuk remaja di Indonesia. Pengaruh tersebut akan menghasilkan dampak yang sangat luas pada sistem kebudayaan remaja di Indonesia. Begitu cepatnya pengaruh budaya asing tersebut menyebabkan terjadinya goncangan budaya(culture shock), yaitu suatu keadaan dimana masyarakat tidak mamapu menahan berbagai pengaruh kebudayaan yang datang dari luar sehingga terjadi ketidak seimbangan dalam kehidupan remaja.
Ada beberapa dampak buruk paham hedonisme, salah satunya yaitu dalam dunia perfilman. Acara yang di suguhkan kepada anak remaja tidak pernah terlepas dari perilaku hedonis. Kehidupan para selebriti pun kental akan budaya hedonisme. Kehidupan glamour tidak terlepas akan bintang film. Beberapa perfilman juga sering kali menayangkan tindakan kekerasan dan seksual. Kondisi ini sangat memperihatinkan untuk remaja saat ini, tak sedikit pun para remaja meniru adegan kekerasan di dalam film tersebut yang memberikan efek tak terduga, paham hedonisme terus berlangsung dan merasuk ke dalam benak para remaja  tanpa ada tindakan pencegahan. Mirisnya banyak sekali remaja saat ini yang rela menjual dirinya demi sikap egoisme dan sikap mengejar kesenangan pribadi mereka.
Tidak hanya perfilman, dunia musik dan senipun juga termasuk. Dunia sepertinya sepi  tanpa musik dan kehidupan serasa hambar tanpa adanya seni. Budaya barat terkenal dengan banyaknya penikmat musik yang dimiliki di Negara tersebut. Konser-konser sering kali diadakan disetiap kota, namun tak jarang saat musik berlangsung tak jarang banyak korban yang berjatuhan akibat dorong-dorongan antar individu satu sama lain bahkan sampai menimbulkan korban jiwa. Musik dan seni sudah menjadi hal yang paling penting di kalangan hedonisme. Jiwa dan perasaan mereka merasa melayang saat mendengarkan musik. Ada pula beberapa karya seni patung yang memamerkan pornografi. Manusia tanpa busana dan aktivitas-aktivitas seksual di tampilkan disana.

            Untuk mengantisipasi dampak negative budaya hedonisme bagi remaja maka perlu untuk melakukan cara atau solusi yaitu:
1.Lebih mendekatkan diri kepada tuhan yang maha esa
2.Butuh peran orang tua dalam memberikan perhatian lebih kepada anaknya agar tidak masuk kedalam budaya hedonisme
3.Menerapkan pola hidup yang sederhana
4.Menumbuhkan kedewasaan dalam berfikir agar remaja dapat membentengi diri dari hidup hedonism terutama konsumerisme
5.Kritis dalam bertindak dan bertingkah laku. Karena dengan menjadi remaja yang kritis, remaja akan mampu mengkaji serta mengambil tindakan yang tepat dan efisien dalam menghadapi masalah-masalah yang dihadapi.

Setelah mengetahui dampak buruk dari hedonisme. Untuk membentengi diri dari hedonisme yang hanya menawarkan kenikmatan sesaat, harus dimulai dari diri sendiri dan juga dukungan orang lain. Untuk para orang tua hendaknya meningkatkan kontrol terhadap anak-anaknya dan menanamkan nilai moral yang nantinya berguna bagi mereka.


Sumber:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Soal 7.5 hal 227 Diketahui suatu profil tanah (Gambar P7.5., buku Braja M Das hal 228). Tekanan prakonsolidasi adalah 3400 lb/ft2.  Hi...