Jumat, 22 Desember 2017

Pemeliharaan dan Perawatan Rekontruksi Tol Jagorawi Jabodetabek Km 22- Km 14


            Pemeliharaan perbaikan bahu jalan dan lajur L1 jalan tol jagorawi km 22-14 memakai assisting lebih ke pemakaian assisting fleksibel pavement tidak memakai bahan rigit pavment.  Kerusakan jalan tol biasanya terjadi retakan, slab hancur dan harus di rekontruksi. Perbaikan jalan tol lebih di prioritaskan lebih kearah bahu jalan dan lajur L1.  Sebelum melaksanakan perbaikan jalan dilakukan survei (failure engineering).  Survei yang pertama kali diperhatikan jalan yang rusak  ialah tes pit, metode pengerjaan hanya menggali dipinggir jalan yang rusak, melihat struktur number existing yang ada dijalan yang rusak dan kerusakan yang akan timbul dalam jangka waktu pendek maka dilakukan tes pit, kategori kerusakan di asumsikan lebih ke arah perencanaan.
Rekontruksi biasanya dilaksanakan pada siang dan malam hari. Biasanya terfokus pada bahu jalan ke pengecoran beton L1 dan L2 ,dalam pengerjaan diambil sistem 3 hari, sistem pengerjaan pengecoran jalan tol dibagi 3 yaitu, sistem 3 hari, 7hari, dan 28hari. Proyek perbaikan jalan tol mulai dari tanggal 1 april sampai dengan 15 april, ketika ada kerusakan pada jalan tol Km 14 - Km 22 walaupun kerusakannya tergolong sedikit, pemeliharaan dan perbaikan akan dikerjakan oleh jasamarga, Kategori kerusakan berupa pacing dan silent yang terkelupas dan pembersihan jalan.
Masa kontrak perawatan dan pemeliharaan jalan tol jagorawi biasanya terhitung dalam 1 tahun. Dalam masa perawatan dan pemeliharaan kalan tol, jika ada kerusakan yang terjadi dijalan tol baik kerusakan kecil maupun besar jasamarga akan merespon dalam waktu 1x24jam. Masa rencana kekuatan jalan tol untuk bahan dasar rigid mencapai 20 tahun.
Tidak adanya kendala dalam pengerjaan yang terjadi dilapangan. Jasamarga sendiri mengutamakan keselamatan kerja dan K3 karna pengerjaan berada dijalan tol. Pengerjaan pemeliharaan dan perawatan jalan tol mempunyai target pengerjaan perbaikan jalan yang rusak sejauh 11Km dalam jangka waktu 8bulan pengerjaan dan diberi waktu tambahan oleh owner selama 1bulan.  
Dalam Segi inovasi pengerjaan jalan tol memakai pipa porperate sangat efektif karna dapat mengeluarkan air yang yang terjebak di badan jalan, sistemnya di lubangi secara horizontal sampai ke titik yang tergenangnya air. pekerjaan yang mereka lakukan hanya meliputi bagian bahu jalan, lajur 1 (L1) dan lajur 2(L2) itu hanya meliputi pemeliharaan dan perawatan jalan tol jagorawi km 11 sampai km 22 oleh PT jasamarga.  
Pihak jasamarga sendiri mempertahankan kualitas aspal dan coran untuk jalan tol dan mempertahankan kualitas jam kerja yang efektif, efiseien dan sigap.  itu semua dilakukan agar user merasa puas atas kerja jasamarga. Jika selesai kontrak dan kembali adanya tender-tender baru, jasamarga percaya diri akan kualitasnya.



DOKUMENTASI


Foto Observasi Tim Lapangan


Alat Berat



Wawancara



Proses Plecing









Soal 7.5 hal 227 Diketahui suatu profil tanah (Gambar P7.5., buku Braja M Das hal 228). Tekanan prakonsolidasi adalah 3400 lb/ft2.  Hi...