Pemeliharaan perbaikan bahu jalan dan lajur L1 jalan tol
jagorawi km 22-14 memakai assisting lebih ke pemakaian assisting fleksibel
pavement tidak memakai bahan rigit pavment.
Kerusakan jalan tol biasanya terjadi retakan, slab hancur dan harus di
rekontruksi. Perbaikan jalan tol lebih di prioritaskan lebih kearah bahu jalan
dan lajur L1. Sebelum melaksanakan
perbaikan jalan dilakukan survei (failure engineering). Survei yang pertama kali diperhatikan jalan
yang rusak ialah tes pit, metode pengerjaan
hanya menggali dipinggir jalan yang rusak, melihat struktur number existing
yang ada dijalan yang rusak dan kerusakan yang akan timbul dalam jangka waktu
pendek maka dilakukan tes pit, kategori kerusakan di asumsikan lebih ke arah perencanaan.
Rekontruksi biasanya dilaksanakan pada
siang dan malam hari. Biasanya terfokus pada bahu jalan ke pengecoran beton L1
dan L2 ,dalam pengerjaan diambil sistem 3 hari, sistem pengerjaan pengecoran
jalan tol dibagi 3 yaitu, sistem 3 hari, 7hari, dan 28hari. Proyek perbaikan
jalan tol mulai dari tanggal 1 april sampai dengan 15 april, ketika ada
kerusakan pada jalan tol Km 14 - Km 22 walaupun kerusakannya tergolong sedikit,
pemeliharaan dan perbaikan akan dikerjakan oleh jasamarga, Kategori kerusakan
berupa pacing dan silent yang terkelupas dan pembersihan jalan.
Masa kontrak perawatan dan pemeliharaan
jalan tol jagorawi biasanya terhitung dalam 1 tahun. Dalam masa perawatan dan
pemeliharaan kalan tol, jika ada kerusakan yang terjadi dijalan tol baik
kerusakan kecil maupun besar jasamarga akan merespon dalam waktu 1x24jam. Masa
rencana kekuatan jalan tol untuk bahan dasar rigid mencapai 20 tahun.
Tidak adanya kendala dalam pengerjaan
yang terjadi dilapangan. Jasamarga sendiri mengutamakan keselamatan kerja dan
K3 karna pengerjaan berada dijalan tol. Pengerjaan pemeliharaan dan perawatan
jalan tol mempunyai target pengerjaan perbaikan jalan yang rusak sejauh 11Km
dalam jangka waktu 8bulan pengerjaan dan diberi waktu tambahan oleh owner selama 1bulan.
Dalam Segi inovasi pengerjaan jalan tol memakai
pipa porperate sangat efektif karna dapat mengeluarkan air yang yang terjebak
di badan jalan, sistemnya di lubangi secara horizontal sampai ke titik yang
tergenangnya air. pekerjaan yang mereka lakukan hanya meliputi bagian bahu jalan,
lajur 1 (L1) dan lajur 2(L2) itu hanya meliputi pemeliharaan dan perawatan
jalan tol jagorawi km 11 sampai km 22 oleh PT jasamarga.
Pihak
jasamarga sendiri mempertahankan kualitas aspal dan coran untuk jalan tol dan mempertahankan
kualitas jam kerja yang efektif, efiseien dan sigap. itu semua dilakukan agar user merasa puas atas kerja jasamarga. Jika selesai kontrak dan
kembali adanya tender-tender baru, jasamarga percaya diri akan kualitasnya.
DOKUMENTASI
![]() |
| Foto Observasi Tim Lapangan |
![]() |
| Alat Berat |
![]() |
| Wawancara |
![]() |
| Proses Plecing |



